Cara Unlock Bootloader Redmi Note 3 PRO Kenzo Tanpa SMS

Bagi pemilik Redmi Note 3 Pro dengan kode nama Kenzo yang ingin Unlock Bootloader nya, pada saat ini kamu berada di tempat yang tepat. Karena di halaman ini saya akan mengulas lebih dalam lagi mengenai Bootloader Redmi Note 3 Pro ini.

Kalau melihat spesifikasinya, Smartphone Xiaomi generasi Redmi Note 3 Pro ini memang tak jauh berbeda dengan seri-seri Redmi Note 3 lainnya karena memang menggunakan basis atau platform yang sama dengan spesifikasi teknis yang tentu berbeda.

Redmi Note 3 Pro ini dibekali dengan internal dan RAM besar yang hadir dengan dua pilihan variant. Ukuran internal 16/32 GB serta RAM 2/3 GB merupakan komponen ruang penyimpanan internal. Yang bisa kita manfaatkan ketika menyimpan data maupun applikasi yang kita miliki.

Redmi Note 3 bekali dual SIM yang menunjang aktifitas komunikasi si pemilik. Dual SIM memunkinkan kita agar lebih menghemat data internet ataupun pulsa dikarenakan dapat di pergunakan secara bergantian menurut SIm card yang ada. Selain dapat digunakan dengan jaringan sellularnya smartphone juga dapat mengandalkan koneksi internet 4G yang menjamin kestabilan serta kecepatan ketika browsing.

Untuk memulai proses root dan pasang TWRP, kamu terlebih dahulu harus membuka kunci bootloadernya, sebab Note 3 Pro ini oleh Xiaomi sudah di tertutup bootloadernya. Dan kita harus melakukan unlock terlebih dahulu agar bisa menggunakan untuk memasang TWRP dan berbagai custom rom.

Pengertian Bootloader

Bootloader adalah sebuah perangkat lunak yang dijalankan saat Redmi Note 3 PRO dinyalakan. Perangkat lunak ini bertanggung jawab menentukan program apa saja yang dimuat saat Xiaomi Redmi Pro Mini menyala. Karena fungsinya yang krusial, bootloader biasanya berada pada memori (ROM) tersendiri, terpisah dari memori yang digunakan oleh sistem operasi Android. Bootloader sendiri terbagi dalam 2 macam yakni locked bootloader dan unlocked bootloader.

Apa itu Unlock Bootloader

Unlock Bootloader adalah suatu proses membuka kunci bootloader. Dalam hal ini Xiaomi tidak melarang kita untuk melakukan UBL (unlock Bootloader) tapi tentunya ada resikonya, seperti rentan terkena malware. Karena dengan Android yang sudah terbuka bootloadernya otomatis kita ataupun siapapun bisa memasukan sebuah file pada system di perangkat Android kita.

Kenapa Harus Melakukan UBL

Unlock Bootloader atau biasa disingkat bootloader merupakan opsi bersifat pribadi, bagi sebagaian pengguna Android yang suka melakukan modifikasi seperti install custom rom, melakukan root dan memasang TWRP, melakukan Unlock Bootloader adalah wajib hukumnya. Karena tanpa ini kita tidak bisa menginstall TWRP, saat ini rooting di Redmi Note 3 Pro dan semua perangkat Android Nougat keatas tidak bisa di root tanpa menggunakan TWRP.

Proses UBL Redmi Note 3 Pro

  1. Pertama kalian harus mengaktifkan USB Debugging dan OEM Unlock. Untuk caranya Ketuk Tentang Ponsel dan temukan ‘Versi MIUI‘. Kalian ketuk pada opsi ini sebanyak 7 kali, yang akan membuka kunci Pengaturan Pengembang dan kalau sukses akan terlihat pesan yang mengatakan ‘Anda sekarang adalah pengembang!
  2. Sekarang kembali lagi ke menu utama Pengaturan, pilih menu Pengaturan Tambahan, lalu klik tulisan Opsi Pengembang.
  3. Di sini kita akan menemukan opsi, ‘OEM unlocking‘. Ketuk untuk mengaktifkannya, setelah itu akan muncul peringatan tentang potensi bahaya unlocking bootloader. Pilih Aktifkan.
  4. Masih dalam menu yang sama, pergi ke ‘Mi Unlock Status‘ dan ketuk di atasnya. Anda akan dimintai izin untuk melihat ID perangkat, nomor IMEI, dll. Dalam dialog pop-up. Ketuk Setuju di atasnya.
  5. Kamu tidak akan dapat meneruskan tanpa kartu SIM di perangkat Redmi Note 3 Pro, jadi pastikan kartu SIM sudah terpasang. Kemudian ketuk ‘Tambah akun dan perangkat‘ dan masuk dengan akun MI Anda. Apabila belum memiliki Akun Mi, Anda dapat mendaftar melalui menu Akun.
  6. Sekarang setelah mengikuti semua langkah di atas, kitakan melangkah ke tutorial berikuntya. Sekarang gunakan PC/Laptop. Kemudian Unduh Mi Unlock Tool menggunakan tautan ini dan setelah itu ekstrak file ZIP.
  7. Setelah file Mi Unlock di extract, buka miflash_unlock.exe. Kemudian masuk dengan akun MI yang sudah terhubung dengan Redmi Note 3 Pro kamu.
  8. Sekarang hubungkan Redmi Note 3 Pro kamu melalui kabel USB dan masuk ke dalam mode Fastboot. Untuk boot dalam mode Fastboot, matikan HP dan tahan tombol Volume Turun. Saat terus memegang tombol ini, tekan tombol Power dan jangan lepaskan tombol volume turun sampai terlihat tulisan Fastboot dalam teks hijau yang ditampilkan di layar.
  9. Langkah berikutnya, Mi Unlock Tool akan menampilkan perangkat yang terhubung. Setelah itu, klik Aktifkan dan kalian akan diperingatkan dua kali tentang potensi bahaya membuka kunci bootloader seperti perlindungan yang lebih rendah dan kerentanan yang lebih besar terhadap malware. Klik ‘Buka kunci‘.
  10. Sekarang, silahkan duduk manis saat tool ini mencoba membuka kunci bootloader Redmi Note 3 Pro kamu. Apabila mencobanya untuk pertama kalinya, kemungkinan akan melihat kesalahan yang meminta kamu untuk mencoba lagi setelah 720 jam (30 hari). Apabila beruntung, bootloader Redmi Note 3 Pro kamu akan langsung sukses terbuka kunci bootloadernya.
  11. Untuk memeriksa status bootloader, dapat dilihat dengan membuka SetelanSetelan tambahanOpsi pengembang – Mi Unlock Status dan Anda akan melihat pesan yang mengatakan bootloader tidak terkunci alias unlocked.

Demikianlah proses UBL di Redmi Note 3 Pro, apabila kamu mengalami kegagalan “Couldn’t Unlock, After 72 hours of trying to unlock the device” itu berarti harus menunggu selama 3 hari untuk bisa melakukan UBL lagi.

Kenzo ini sudah dibekali dengan sensor Fingerprint dan ini tentu akan meningkatkan keamanan sekaligus akan mempercepat proses membuka kunci yang sebelumnya harus menggunakan kode angka atau menggambar pola tertentu yang akan memakan waktu, plus rawan untuk di intip oleh orang lain yang usil. Sensor pemindai sidik jari yang hanya dapat dibuka oleh si pemilik berasarkan scan sidik jari asli.

Tinggalkan komentar