Cara Root HP Android Oreo dan Pie Dengan Magisk

Posted on

Mendapatkan akses root di Android banyak caranya ada yang menggunakan aplikasi, software PC, ataupun dengan flashable zip file.

Salah satu root tool yang saat ini merupakan yang terbaik adalah Magisk, dimana Magisk Root Tool ini dikembangkan oleh salah seorang senior member XDA yang bernama tophjawu.

Magisk Root yang dikembangkan beliau ini menjadi terkenal karena kemampuannya dalam menyembunyikan status root di Android kita dari Safetynet yang dikembangkan oleh Google.

Tak heran saat ini Magisk menjadi yang terbaik dibandingkan SuperSU ataupun Kingroot.

Panduan Terkait Magisk

Meskipun begitu Magisk mempunyai 1 kekurangan dimana Root Tool ini hanya support di Android Nougat, Oreo sampai Pie saja.

Untuk pengguna Android Kitkat atau jellybean tidak bisa menggunakan Root tool terkenal ini.

Sama halnya dengan SuperSU, Magisk Root hanya bisa di install melalui custom recovery, jadi mau tidak mau kalian harus memasang TWRP atau CWM terlebih dahulu, agar bisa melakukan flashing file Magisk Root ini.

Kelebihan Magisk dibanding SuperSU

Magisk Root Tool Android bekerja secara systemless, dalam artian dalam proses rooting, too ini tidak menyentuh atau menempatkan binary SU kedalam system Android. itulah kelebihan Magisk di banding SuperSU ataupun tool rooting yang lain.

Nah, di bawah ini kamu akan mengetahui apa saja seh kelebihan dari Magisk ini, sehingga begitu populer.

  1. Kamu bisa menyembunyikan status Root smartphone dari aplikasi perbankan seperti Mandiri Mobile sehingga aplikasi ini berjalan dengan baik. Hal ini yang tidak bisa dilakukan oleh SuperSU
  2. Hal lainya, kamu masih tetap bisa melakukan update melalui update OTA tanpa kehilangan akses root setelah proses update selesai. Hal ini sangat berbeda dengan SuperSU, sangat kemungkinannya Android kamu tidak akan mendapatkan support update OTA lagi;
  3. Bisa bermain Pokemon Go, menonton film Netflix,  menggunakan aplikasi Ojek Online pada smartphone yang telah diroot;
  4. Dapat terhindar dari SafetyNet yang di terapkan oleh Google.

Magisk Root ini dilengkapi dengan Magisk Manager yang memungkinkan untuk mengatur segala hal mengenai root seperti update magisk apabila ada pembaharuan, management root, menginstall module layaknya Xposed Framework dan lain sebagainya.

Di Magisk Manager juga ada fitur MagiskHide yang mana memungkinkan kamu untuk menyembuyikan Root, sehingga aplikasi-aplikasi yang tidak mengizinkan untuk digunakan di Android yang sudah di root dapat terpasang dan bisa digunakan dengan baik, contohnya aplikasi perbankan seperti Mobile Mandiri, Aplikasi Twallet dari Telkomsel ataupun aplikasi Driver Grab dan Gojek, sehingga kamu bisa menggunakan hide location dan tuyul biar orderan cepat dan tanpa kerja keras.

Nah sekarang akan kita bahas cara install Magisk di Android, sebelum mencobanya sebaiknya ketahui dulu hal-hal di bawah ini.

Kerugian Root

  1. Root dapat membatalkan garansi yang berlaku, tidak semua vendor HP mengizinkan untuk meroot smartphone mereka. Lakukan Unroot terlebih dahulu apabila ingin klaim garansinya.
  2. Root bisa diibaratkan menonaktifkan sekurity atau keamanan, sehingga akan rawan tersusupi virus, malware atau trojan.
  3. Dengan root folder system akan terbuka, apabila kamu salah langkah dalam memodifikasinya bisa menyebabkan bootloop, hang atau error.

 Download

  • Magisk-v16.0.zip – 5 MB (letakan filenya di internal storage, yang mudah kamu ingat);
  • Magisk-uninstaller-20180222.zip – 3 MB (gunakan file ini apabila ingin menghapus Magisk, unroot, dan menghapus seluruh Modul-nya);
  • MagiskManager-v5.6.1.apk – 2 MB (Install aplikasi ini apabila setelah flashing, Magisk Manager tidak muncul di Homescreen).

Cara Install Magisk Di Android

  1. Kamu masuk ke TWRP/CWM, untuk masuk ke TWRP silahkan lihat petunjuk masing-masing HP. Karena berbeda-beda caranya.
  2. Setelah berada di TWRP, kamu pilih menu Install
  3. Setelah itu akan terbuka file manager TWRP, cari kemudian pilih Magisk.zip
  4. LAngkah selnajutnya geser Swipe to Install. Setelah proses selesai lakukan Reboot

Sekarang kamu tinggal menunggu proses booting, memang sedikit lama, setelah berada di Homescreen, silahkan mengecek keberadaan aplikasi Magisk Manager.

Apabila tidak ditemukan Magisk Manager ini lakukan instalasi manual aplikasi Magisk Manager ini.